Senin, 31 Januari 2011

8 Tekhnologi Awal 2011



Dunia teknologi merupakan dunia yang paling cepat berubah, perusahaan riset ternama Gartner akan memprediksi 8 teknologi seluler canggih yang akan hadir pada tahun ini sampai tahun 2011 yang akan datang.
"Strategi seluler akan sangat dipengaruhi pada evolusi teknologi yang ada pada tahun tersebut. Sehingga sangat penting untuk bisa mengidentifikasi teknologi yang muncul tahun ini," ujar analis senior Gartner Nick Jones, seperti dikutip melalui Cellular News.

Menurut Jonnes, delapan teknologi canggih yang diprediksi akan 'booming' ini dipercaya dapat memberikan efek yang luas di industri seluler. Ke-8 teknologi tersebut adalah,

1. Bluetooth 3.0, fitur sensor dengan konsumsi tenaga yang super rendah yang dapat mensupport teknologi nirkabel seperti Bluetooth, wi-fi dan ultrawideband.

2. Mobile User Interfaces (UIs) yang akan berpengaruh pada keseluruhan cara penggunaan perangkat seluler dan teknologi yang mensupportnya.

3. Location Sensing yang akan membuat perangkat menjadi lebih powerful dan useful. Bahkan di masa depan, teknologi sensor lokasi akan menjadi komponen penting dalam aplikasi kontekstual.

4. 802.11n yang akan membuat kecepatan data menjadi berlipat ganda, antara 100 Mbps hingga 300 Mbps dan akan mengcover wilayah cakupan dengan lebih baik.

5. Display Technology, berpengaruh pada tampilan piksel aktif, passive display (e-book reader) dan pico projector.

6. Mobile Web dan Widgets (aplikasi mobile web mini), yang memungkinkan komunikasi aplikasi seluler antarperangkat.

7. Broadband Cellular (HSPA) yang memungkinkan teknologi layanan yang lebih luas dibanding wi-fi.

8. Near Field Communication (NFC), yang mampu menyediakan aplikasi komunikasi antarperangkat yang lebih mudah dan aman dalam jarak yang dekat. Biasanya digunakan untuk metode pembayaran elektronik.

Teknologi Nano Berkembang Pesat : Ukuran makin Kecil, Kekuatan makin Tinggi


Teknologi nano atau nanotechnology sekarang makin pesat perkembangannya. Nanometer sendiri artinya satu per satu miliar meter, sehingga teknologi ini juga berkaitan dengan penciptaan benda-benda kecil. Di dalamnya tergabung ilmu fisika, teknik, biologi molekuler, serta kimia.
ALBERT Einstein sendiri, sebagai bagian disertasi doktornya, mengalkulasi ukuran sebuah molekul gula dari data eksperimen. Hasilnya tiap molekul berukuran sekitar satu nanometer. Hampir seratus tahun kemudian, nanometer pun telah menjadi agenda banyak peneliti.
Tapi, sebenarnya tidak semua teknologi nano tadi benar-benar nano. Ada yang aslinya menangani struktur ukuran mikron atau satu per satu juta meter, seperseribu, dan yang lebih besar daripada nano lainnya. Teknologi nano pada kebanyakan kasus juga bukan benar-benar teknologi. Tapi, lebih berupa penelitian dasar terhadap aneka struktur dengan dimensi satu sampai ratusan nanometer.
Kerancuan lainnya, sejumlah teknologi nano sudah ada sejak dulu. Contohnya partikel karbon hitam ukuran nano sudah dimanfaatkan sebagai pelekat tambahan ban mobil sejak seratus tahun silam. Vaksin yang kerap terdiri dari satu atau banyak protein berdimensi skala nano juga bisa dimasukkan dalam teknologi tersebut.
Alam telah banyak menciptakan struktur nano. Tapi, definisinya yang lebih ketat mungkin seperti yang disampaikan Mihail C Rocco dari National Science Foundation (NSF) di Amerika Serikat. Menurut Mihail dalam situs Sciam.com, teknologi nano memiliki sejumlah unsur penting; dimensinya antara satu sampai 100 nanometer, didesain melalui proses pengontrolan bahan kimia dan fisika, serta bisa digabungkan membentuk struktur lebih besar.
Dan, teknologi yang sesuai definisi tadi benar-benar ada. Misalnya penggabungan beberapa lapis nonmagnetik, tiap lapis tebalnya kurang dari satu nanometer, dapat menghasilkan sensor untuk disk drive yang lebih sensitif. Sejak diperkenalkan 1975, produk magnetik ini sudah menjadi pendorong tumbuhnya industri penyimpanan data.
Semakin kecilnya ukuran cip elektronik juga menjadi faktor yang menumbuhkan minat dalam teknologi nano. Perusahaan komputer yang mempunyai laboratorium besar, misalnya IBM dan Hewlett-Packard, memasukkan program nano dalam kegiatannya. Saat peralatan elektronik silikon konvensional tidak dipakai lagi, mungkin sepuluh atau 25 tahun mendatang, bisa dipastikan peralatan elektronik teknologi nano akan menggantikannya.
Di luar biologi dan elektronik, partikel nano dipakai untuk meningkatkan mutu produk keseharian. Misalnya perusahaan bernama Nanophase Technologies telah membuat partikel zinc oxide untuk produk tabir matahari (sunscreen), sehingga krim yang biasanya berwarna putih berubah transparan.
Teknologi impian

Pihak pemerintah AS sendiri memiliki agenda tersendiri untuk teknologi nano. Mereka ingin menciptakan bahan ukuran nano yang bisa mengurangi ukuran, berat, dan kebutuhan sumber listrik dari pesawat luar angkasa, membuat proses manufaktur ramah lingkungan, serta membentuk dasar bagi pestisida biodegradable.
Tiap penelitian mempunyai risikonya sendiri. Tapi, teknologi nano memiliki masalahnya sendiri. Keinginan mewujudkannya sebagai kaidah ilmu yang terhormat kerap tercampur dengan asosiasi para futuris yang melihat nano sebagai jalan ke techno-utopia, misalnya dunia industri tanpa polusi, kemakmuran tanpa batas, bahkan keinginan mencapai kehidupan abadi.
Tahun 1986 misalnya muncul buku Engines of Creation karya K Eric Drexler yang cukup populer. Buku ini menggambarkan sejumlah mesin nano yang secara virtual mampu memproduksi segala jenis barang, lalu melenyapkan masalah pemanasan global, menyembuhkan penyakit, serta memperpanjang usia hidup secara dramatis.
Bagi kalangan nonilmuwan, angan-angan Drexler terhadap teknologi nano dipandang sebagai jembatan penghubung dunia ilmiah dan fiksi. Ilmuwan yang selalu ingin mencari solusi pasti juga tertarik terhadap pembicaraan mengenai produk penunda ketuaan ataupun mesin penumbuh makanan.
Secara tidak langsung, karya Drexler mungkin juga bisa benar-benar menarik orang terjun ke dunia ilmiah. Sebagai subgenre buku fiksi ilmiah, karya-karya teknologi Drexler layaknya film Star Trek yang mendorong minat para remaja akan luar angkasa sehingga nantinya berkarier dalam astrofisika atau aeronautika.
Di antara para ahli kimia dan ilmuwan yang sekarang menjadi ahli teknologi nano, prediksi Drexler memiliki daya tarik tersendiri. Soalnya sampai sekarang belum dapat diciptakan mesin-mesin nanoskopik yang misalnya mampu menolong membangkitkan kembali otak yang sudah dibekukan.
Zyvex, sebuah perusahaan yang tertarik dengan teknologi nano ala Drexlerian, sudah mengalami betapa sulitnya menciptakan robot berukuran nanometer. Jadi, perusahaan tersebut sekarang lebih puas menangani elemen mikromekanis yang lebih besar.
Di luar masalah tadi, dunia teknologi nano masih bergelut untuk menyatukan pandangan. Beberapa riset akan tetap berjalan apa pun namanya. IBM misalnya akan tetap membangun produk magnetoresistive tanpa memperhitungkan apakah penelitiannya disebut teknologi nano atau bukan.
Misalnya konsep nano ini bisa disatukan, teknologinya dapat menjadi dasar untuk terjadinya revolusi industri terbaru. Supaya sukses, teknologinya tidak hanya perlu membuang mimpi tentang robot nano pembangkit mayat tapi juga menghilangkan retorika yang berlebihan. Lebih penting lagi, ilmu nano dasar harus bergerak mengidentifikasikan jenis teknologi nano yang patut diwujudkan.





This is Kim Hyung Jun ^^
Annyeong, I Love Korean. ^^


So, I Love SS501..


Gomawo ^^
Rabu, 19 Januari 2011

Che Mat



Begitulah orang biasa memanggilnya. Mungkin bagi sebagaian orang saja. Tetapi aku biasa memanggilnya begitu, dan begitulah cara aku memanggilnya agar orang-orang disekitarku tak tahu siapa itu Che Mat? Dan ketika aku berkata ‘faham’ dan orang-orang indo biasa dengan ‘paham’ aku merasakan sesuatu yang janggal. Entah. Dan satusatunya cara agar Che Mat bisa bertahan adalah dengan tidak memberi tahu siapa itu “Che Mat”. Che Mat, bahkan aku yang selama ini menyembunyikan orang itu dibalik nama aslinya sendiri. Sebenarnya itu nama belakangnya. Dan aku tak ingin membuat semua orang marah karena Che Mat. Aku memamg cinta disni, di Negara dan di Dunia ini, tapi apakah itu salah, aku memang hanya 2x bertemu dengannya, itupun dia ada waktu luang untuk bisa berbicara dengannya, dan kenapa akhir-akhir ini aku ingin menjadi reporter, dan pewawancara di dunia International. Che Mat, meski dia sudah memiliki pasangan hidupnya sendiri, Ellia, nama asli , dan Ellia seseorang yang sederhana, bijak dengan kata-katanya, dengan seseorang yang pendiamkah? Aku tidak tahu persis...Tapi wanita pasti iri dengannya, bahakan marah, benci, dll. Jujur awal aku agak kesal, tetapi aku merasa bersyukur, Che bisa memilih gadis yang tepat, Che tidak melihat dari luarnya, Ellia seseorang yang cantik, tetapi ada yang lebih cantik darinya, tetapi Che tetap memilih Ellia, aku sangat menyukai Che Mat, dan jika anak-anak di sekolahku tahu, aku suka Che Mat, dan tahu siapa itu Che Mat, aku mungkin akan diejek, dipermalukan,dll. Che Mat selalu baik kok, dan salah satu penyebab aku suka padanya adalah aku suka kepibadiannya dan saat dia tersenyum. Itu sangat membuatku merasa....merasa sebagai wanita yang sudah mendapat kasih sayang lebih dari Che Mat, padahal tidak sama sekali. ^^
            Che Mat datang lagi, aku bermimpi tentang seseorang yang datang menemuiku di balkon. Dan orang itu berbaju orange, tampak seperti pemuda dengan membawa bingkisan bunga. Dan pasti dapat tertebak siapa itu. Itu CHE MAT. Entah kenapa? Aku mimpi seperti itu, dan anehnya, aku tidak mau, dan memberikan itu kepada Ellia, dan aku ikhlas. Aku memberikan seluruh pemberian Che Mat pada Ellia. Ellia berhak menerima itu, dan aku bukanlah siapa-siapa. Aku meninggalkan mereka berdua di balkon tempat favoritku selama ini, dan tak ada yang tahu tentang itu. Dan akhir kata, itu hanya mimpi yang indah tak pernah terjadi. J

HOTTEST TIME OF THE DAY !~~~

All is about 2PM. I'm HOTTEST, always HOTTEST !~~~ Jang Wooyoung or AngAng is my Bias !~~ I'm AngAngel ^^

Follow your Soul ~~~^^

Hottest Playlist

About Me

Foto Saya
Isangirl
Just a fangirl who love writing. Share her imaginations into papers ^^
Lihat profil lengkapku